Optimalkan Tata Kelola, Desa Dawan Kaler Terima Pembinaan Intensif Lomba Desa

DAWAN KALER – Dalam upaya meningkatkan standar pelayanan publik dan kualitas pembangunan, Pemerintah Desa Dawan Kaler hari ini menerima kunjungan tim pembina dalam rangka Pembinaan Lomba Desa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 81 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

Transformasi Desa Melalui Evaluasi Berjenjang

Lomba Desa bukan sekadar ajang kompetisi antarwilayah, melainkan instrumen penting untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembangunan desa. Berdasarkan regulasi yang berlaku, pembinaan ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan desa, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memperkuat partisipasi masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan yang merata.

Dalam arahannya, tim pembina menekankan bahwa evaluasi ini merupakan cerminan dari kinerja desa dalam kurun waktu tertentu. Desa yang maju adalah desa yang mampu menyelaraskan administrasi yang tertib dengan implementasi lapangan yang nyata.

Tiga Pilar Penilaian Utama

Selama proses pembinaan, fokus utama diarahkan pada tiga bidang krusial yang menjadi indikator penilaian Lomba Desa:

  1. Bidang Pemerintahan: Meninjau ketertiban administrasi desa, transparansi penggunaan anggaran, akuntabilitas kinerja kepala desa beserta perangkat, serta inovasi dalam pelayanan publik.
  2. Bidang Kewilayahan: Menilai penataan ruang desa, kebersihan lingkungan, ketersediaan infrastruktur pendukung, hingga upaya desa dalam menjaga ketertiban dan keamanan (Kamtibmas).
  3. Bidang Kemasyarakatan: Melihat sejauh mana peran aktif masyarakat, mulai dari partisipasi dalam gotong royong, efektivitas kegiatan PKK dan Karang Taruna, hingga capaian di sektor pendidikan dan kesehatan.

Sinergi dan Pendampingan Berkelanjutan

Pembinaan ini dilakukan secara berjenjang sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan. Tahapan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pedoman, monitoring, hingga pendampingan penyusunan dokumen administrasi yang menjadi bukti autentik kemajuan desa.

Pemerintah Desa Dawan Kaler menyambut positif pembinaan ini. Hal ini dipandang sebagai momentum untuk melakukan “self-correction” atau koreksi mandiri terhadap kekurangan yang ada, sekaligus memperkuat potensi unggulan desa yang dapat dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Dengan adanya pembinaan yang sistematis ini, diharapkan Desa Dawan Kaler tidak hanya siap untuk berkompetisi dalam Lomba Desa, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing di masa depan.



Salam Mahottama !